GELOMBANG

GELOMBANG

Gelombang??mungkin temen-temen pernah mendengar kata-kata tersebut waktu mengikuti pelajaran fisika di SMP maupun di SMA. Apa yang temen-temen pikirkan apabila mendengarkan kata itu???…..terus mungkin temen-temen bertanya-tanya apa manfaat temen-temen mempelajari tentang gelombang?,,,,dan apa aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari?

Nah,,,,mari kita lebih mendalami apakah gelombang itu,,,

Pertama-tama kita harus mengetahui…Apakah gelombang itu???

Stelah selesai hujan biasanya kita melihat genangan air dijalan aatau dimanapun. Lalu coba lemparkan batu ke genangan tersebut. Ketika kita melemparkan batu ke dalam genangan air yang tenang, gangguan yang kita berikan menyebabkan partikel air bergetar alias berosilasi terhadap titik setimbangnya. Perambatan getaran pada air menyebabkan adanya gelombang pada genangan air tadi. Lalu Jika kita menggetarkan ujung tali yang terentang maka gelombang akan merambat sepanjang tali tersebut. Gelombang tali dan gelombang air adalah dua contoh umum gelombang yang dengan mudah kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari.

Perlu temen-temen ketahui bahwa ketika melihat gelombang pada genangan air, seolah-olah tampak bahwa gelombang tersebut membawa air keluar dari pusat lingkaran. Atau ketika menyaksikan gelombang laut bergerak ke pantai, mungkin temen-temen berpikir bahwa gelombang membawa air laut menuju ke pantai. Kenyataannya bukan seperti itu. Sebenarnya yang temen-temen saksikan adalah setiap partikel air tersebut berosilasi (bergerak naik turun) terhadap titik setimbangnya. Agar lebih memahami, alangkah baiknya jika temen-temen melakukan percobaan kecil-kecilan. Coba letakan benda yang bisa terapung di atas air yang bergelombang. temen-temen akan mengamati benda tersebut bergerak naik turun pada tempat yang sama. Hal ini menujukkan bahwa gelombang tidak memindahkan air tersebut. Kalau gelombang memindahkan air, maka benda yang terapung juga ikut bepindah. Jadi air hanya berfungsi sebagai medium bagi gelombang untuk merambat. Atau jika dipikir dengan logika, Gelombang dalam ilmu fisika dimaknai sebagai energi yang merambat, atau perambatan energi akan memunculkan gelombang. Perambatan/perpindahan/perjalanan gelombang tidak merubah medium yang dilewatinya, namun hanya memindahkan energinya.

Ketika kita berbicara mengenai gelombang, kita tidak bisa mengabaikan getaran. Getaran alias osilasi merupakan gerak bolak balik suatu partikel secara periodik di sekitar titik kesetimbangannya. Terdapat dua contoh umum getaran yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari, yakni getaran benda pada pegas dan getaran benda pada ayunan sederhana (contoh getaran benda pada ayunan sederhana adalah getaran bandul). Getaran dan gelombang mempunyai hubungan yang erat sekali. Getaran yang terjadi pada suatu benda disebabkan oleh adanya gangguan yang diberikan pada benda tersebut. Untuk kasus getaran bandul dan getaran benda pada pegas, gangguan tersebut disebabkan oleh adanya gaya luar.

Perlu temen-temen tahu juga antara Materi, energi dan gelombang memiliki hubungan yang tidak terpisahkan, karena masing-masing keberadaannya dipengaruhi oleh yang lainnya. Energi memiliki sifat partikel (materi) dan materi memiliki sifat gelombang.
Setiap hari alam semesta secara alamiah sudah menyediakan berbagai macam gelombang, seperti gelombang laut, gelombang suara sampai gelombang cahaya yang selalu dipancarkan oleh matahari.
Diluar yang alamiah, rekayasa teknologi manusia mampu menciptakan gelombang-gelombang tertentu yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan mansuia, mulai dari gelombang radio, TV, oven microwave, hand phone sampai gelombang sinar X dan sinar gamma. Untuk beberapa keperluan manusia membuat stasiun-stasiun pemancar gelombang yang bisa memancarkan bermacam-macam gelombang
.

Gelombang memiliki bermacam-macam sifat dan bentuk, perbedaan frekuensi dan panjang gelombang. Untuk lebih mudahnya kita dapat melihat pembagian kategori gelombang dalam ilmu fisika :

Gelombang menurut arah getarnya :

  • Gelombang Transversal : gelombang yang arah getarnya tegak lurus terhadap arah rambatannya. Titik tertinggi gelombang disebut puncak sedangkan titik terendah disebut lembah. Amplitudo adalah ketinggian maksimum puncak atau kedalaman maksimum lembah, diukur dari posisi setimbang. Jarak dari dua titik yang sama dan berurutan pada gelombang disebut panjang gelombang (disebut lambda – huruf yunani). Panjang gelombang juga bisa juga dianggap sebagai jarak dari puncak ke puncak atau jarak dari lembah ke lembah. Contoh: gelombang pada tali , gelombang permukaan air, gelombang cahaya, gelombang elektomagnetik, dll.
  • Gelombang Longitudinal : gelombang yang arah getarnya sejajar atau berimpit dengan arah rambatannya. Contoh: gelombang bunyi (suara) dan gelombang pada pegas.

Gelombang menurut amplitudo dan fasenya :

  • Gelombang Berjalan: gelombang yang amplitudo dan fasenya sama di setiap titik yang dilalui gelombng.
  • Gelombang Diam (stasioner) adalah gelombang yang amplitudo dan fasenya berubah (tidak sama) di setiap titik yang dilalui gelombang.

Gelombang menurut medium perantaranya :

  • Gelombang mekanik adalah sebuah gelombang yang dalam perambatannya memerlukan perantara (medium), yang menyalurkan energi untuk keperluan proses perambatan sebuah gelombang. Suara merupakan salah satu contoh gelombang mekanik yang merambat melalui perubahan tekanan udara dalam ruang (rapat-renggangnya molekul-molekul udara). Tanpa udara, suara tidak bisa dirambatkan. Di pantai dapat dilihat ombak, yang merupakan gelombang mekanik yang memerlukan air sebagai mediumnya. Contoh lain misalnya gelombang pada tali.
  • Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang didalam perambatannya tidak memerlukan medium perantara. Contoh : cahaya, sinar gamma (γ), sinar X, sinar ultra violet, cahaya tampak, infra merah, gelombang radar, gelombang TV, gelombang radio.

Ciri-ciri gelombang elektromagnetik :
Dari uraian tersebut diatas dapat disimpulkan beberapa ciri gelombang elektromagnetik adalah sebagai berikut:

1. Perubahan medan listrik dan medan magnetik terjadi pada saat yang bersamaan, sehingga kedua medan memiliki harga maksimum dan minimum pada saat yang sama dan pada tempat yang sama.

2. Arah medan listrik dan medan magnetik saling tegak lurus dan keduanya tegak lurus terhadap arah rambat gelombang.

3. Dari ciri no 2 diperoleh bahwa gelombang elektromagnetik merupakan gelombang transversal.

4. Seperti halnya gelombang pada umumnya, gelombang elektromagnetik mengalami peristiwa pemantulan, pembiasan, interferensi, dan difraksi. Juga mengalami peristiwa polarisasi karena termasuk gelombang transversal.

5. Cepat rambat gelombang elektromagnetik hanya bergantung pada sifat-sifat listrik dan magnetik medium yang ditempuhnya.

Cahaya yang tampak oleh mata bukan semata jenis yang memungkinkan radiasi elektromagnetik. Pendapat James Clerk Maxwell menunjukkan bahwa gelombang elektromagnetik lain, berbeda dengan cahaya yang tampak oleh mata dalam dia punya panjang gelombang dan frekuensi, bisa saja ada. Kesimpulan teoritis ini secara mengagumkan diperkuat oleh Heinrich Hertz, yang sanggup menghasilkan dan menemui kedua gelombang yang tampak oleh mata yang diramalkan oleh Maxwell itu. Beberapa tahun kemudian Guglielmo Marconi memperagakan bahwa gelombang yang tak terlihat mata itu dapat digunakan buat komunikasi tanpa kawat sehingga menjelmalah apa yang namanya radio itu. Kini, kita gunakan juga buat televisi, sinar X, sinar gamma, sinar infra, sinar ultraviolet adalah contoh-contoh dari radiasi elektromagnetik. Semuanya bisa dipelajari lewat hasil pemikiran Maxwell.

SUMBER GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

  1. Osilasi listrik.
  2. Sinar matahari ® menghasilkan sinar infra merah.
  3. Lampu merkuri ® menghasilkan ultra violet.
  4. Penembakan elektron dalam tabung hampa pada keping logam ® menghasilkan sinar X (digunakan untuk rontgen).

Inti atom yang tidak stabil  menghasilkan sinar gamma.

SPEKTRUM GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

Susunan semua bentuk gelombang elektromagnetik berdasarkan panjang gelombang dan frekuensinya disebut spektrum elektromagnetik. Gambar spectrum elektromagnetik di bawah disusun berdasarkan panjang gelombang (diukur dalam satuan _m) mencakup kisaran energi yang sangat rendah, dengan panjang gelombang tinggi dan frekuensi rendah, seperti gelombang radio sampai ke energi yang sangat tinggi, dengan panjang gelombang rendah dan frekuensi tinggi seperti radiasi X-ray dan Gamma Ray.

Contoh spektrum elektromagnetik

Gelombang Radio

Gelombang radio dikelompokkan menurut panjang gelombang atau frekuensinya. Jika panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rendah atau sebaliknya. Frekuensi gelombang radio mulai dari 30 kHz ke atas dan dikelompokkan berdasarkan lebar frekuensinya. Gelombang radio dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat melalui kawat-kawat penghantar. Muatan-muatan ini dibangkitkan oleh rangkaian elektronika yang disebut osilator. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena dan diterima oleh antena pula. Kamu tidak dapat mendengar radio secara langsung, tetapi penerima radio akan mengubah terlebih dahulu energi gelombang menjadi energi bunyi.

Gelombang mikro

Gelombang mikro (mikrowaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi yaitu diatas 3 GHz. Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, maka akan muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro, maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang sangat singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam microwave oven untuk memasak makanan dengan cepat dan ekonomis.

Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detection and Ranging) RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan menggunakan gelombang mikro. Pesawat radar memanfaatkan sifat pemantulan gelombang mikro. Karena cepat rambat glombang elektromagnetik c = 3 X 108 m/s, maka dengan mengamati selang waktu antara pemancaran dengan penerimaan.


Sinar Inframerah

Sinar inframerah meliputi daerah frekuensi 1011Hz sampai 1014 Hz atau daerah panjang gelombang 10-4 cm sampai 10-1 cm. jika kamu memeriksa spektrum yang dihasilkan oleh sebuah lampu pijar dengan detektor yang dihubungkan pada miliampermeter, maka jarum ampermeter sedikit diatas ujung spektrum merah. Sinar yang tidak dilihat tetapi dapat dideteksi di atas spektrum merah itu disebut radiasi inframerah.
Sinar infamerah dihasilkan oleh elektron dalam molekul-molekul yang bergetar karena benda diipanaskan. Jadi setiap benda panas pasti memancarkan sinar inframerah. Jumlah sinar inframerah yang dipancarkan bergantung pada suhu dan warna benda.

Cahaya tampak

Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling dikenal oleh kita dapat didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia. Panjang gelombang tampak nervariasi tergantung warnanya mulai dari panjang gelombang kira-kira 4 x 10-7 m untuk cahaya violet (ungu) sampai 7x 10-7 m untuk cahaya merah. Kegunaan cahaya salah satunya adlah penggunaan laser dalam serat optik pada bidang telekomunikasi dan kedokteran.


Sinar ultraviolet

Sinar ultraviolet mempunyai frekuensi dalam daerah 1015 Hz sampai 1016 Hz atau dalam daerah panjang gelombagn 10-8 m 10-7 m. gelombang ini dihasilkan oleh atom dan molekul dalam nyala listrik. Matahari adalah sumber utama yang memancarkan sinar ultraviolet dipermukaan bumi,lapisan ozon yang ada dalam lapisan atas atmosferlah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan meneruskan sinar ultraviolet yang tidak membahayakan kehidupan makluk hidup di bumi.


Sinar X

Sinar X mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz . panjang gelombangnya sangat pendek yaitu 10 cm sampai 10 cm. meskipun seperti itu tapi sinar X mempunyai daya tembus kuat, dapat menembus buku tebal, kayu tebal beberapa sentimeter dan pelat aluminium setebal 1 cm.


Sinar Gamma

Sinar gamma mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz atau panjang gelombang antara 10 cm sampai 10 cm. Daya tembus paling besar, yang menyebabkan efek yang serius jika diserap oleh jaringan tubuh.

Contoh penerapan gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari :

Radio

Radio energi adalah bentuk level energi elektromagnetik terendah, dengan kisaran panjang gelombang dari ribuan kilometer sampai kurang dari satu meter. Penggunaan paling banyak adalah komunikasi, untuk meneliti luar angkasa dan sistem radar. Radar berguna untuk mempelajari pola cuaca, badai, membuat peta 3D permukaan bumi, mengukur curah hujan, pergerakan es di daerah kutub dan memonitor lingkungan. Panjang gelombang radar berkisar antara 0.8 – 100 cm.

Microwave

Panjang gelombang radiasi microwave berkisar antara 0.3 – 300 cm. Penggunaannya terutama dalam bidang komunikasi dan pengiriman informasi melalui ruang terbuka, memasak, dan sistem PJ aktif. Pada sistem PJ aktif, pulsa microwave ditembakkan kepada sebuah target dan refleksinya diukur untuk mempelajari karakteristik target. Sebagai contoh aplikasi adalah Tropical Rainfall Measuring Mission’s (TRMM) Microwave Imager (TMI), yang mengukur radiasi microwave yang dipancarkan dari Spektrum elektromagnetik Energi elektromagnetik atmosfer bumi untuk mengukur penguapan, kandungan air di awan dan intensitas hujan.

Infrared

Kondisi-kondisi kesehatan dapat didiagnosis dengan menyelidiki pancaran inframerah dari tubuh. Foto inframerah khusus disebut termogram digunakan untuk mendeteksi masalah sirkulasi darah, radang sendi dan kanker. Radiasi inframerah dapat juga digunakan dalam alarm pencuri. Seorang pencuri tanpa sepengetahuannya akan menghalangi sinar dan menyembunyikan alarm. Remote control berkomunikasi dengan TV melalui radiasi sinar inframerah yang dihasilkan oleh LED ( Light Emiting Diode ) yang terdapat dalam unit, sehingga kita dapat menyalakan TV dari jarak jauh dengan menggunakan remote control.

Ultraviolet

Sinar UV diperlukan dalam asimilasi tumbuhan dan dapat membunuh kuman-kuman penyakit kulit.

Sinar X

Sinar X ini biasa digunakan dalam bidang kedokteran untuk memotret kedudukan tulang dalam badan terutama untuk menentukan tulang yang patah. Akan tetapi penggunaan sinar X harus hati-hati sebab jaringan sel-sel manusia dapat rusak akibat penggunaan sinar X yang terlalu lama.

Pemanfaatan Gelombang

Rekayasa teknologi yang mengembangkan gelombang terus mengalami perubahan, mulai dari gelombang listrik, radio, TV hitam putih kemudian menjadi TV berwarna, internet, telepon seluler dan seterusnya.
Tahun 1990an, kebanyakan manusia mungkin belum bisa membayangkan, bahwa pada tahun 2000an sebagian besar manusia sudah memanfaatkan telepon seluler. Di mana manusia bisa berkomunikasi dengan manusia lain dengan mudah dan bisa di mana saja.

Banyak kemustahilan di masa lalu yang sekarang menjadi nyata. Dan tentu akan banyak kemustahilan sekarang ini yang di masa datang akan menjadi nyata. Karena Ilmu pengetahuan dan rekayasa teknologi masih terus berkembang, dan masih menyimpan banyak misteri, atau selalu ada misteri-misteri baru yang selalu muncul seiring dengan penemuan-penemuan ilmiah yang terbaru.

Perubahan besar dalam teknologi nirkable sekarang ini sebenarnya dimulai dari ditemukannya gelombang radio. Di mana suara manusia (gelombang suara/audio) mampu diubah menjadi gelombang radio (gelombang elektromagnetik), kemudian dipancarkan dan sampai ke pesawat radio kita lalu diubah lagi menjadi gelombang audio, sehingga kita bisa mendengarkan siaran dari jarak jauh.

Gelombang suara manusia tanpa bantuan alat pengeras suara memiliki frekuensi 100 — 1000 Hz. Sedangkan kemampuan telinga manusia menerima suara yang memiliki frekuensi 20 – 20.000 Hz.

Gelombang suara dirubah menjadi gelombang radio dengan cara meningkatkan frekuensi gelombang menjadi gelombang elektromagnetik dengan cara modulasi gelombang. Sehingga dari 100 — 1000 Hz dimodulasi menjadi sekitar 100 MHz, atau tergantung keinginan besaran frekuensi gelombang yang kita inginkan. Gelombang elektromagnetik inilah yang sampai di rumah kita, diterima oleh pesawat radio kita dan dirubah lagi menjadi gelombang audio/suara oleh pesawat radio kita.

Dalam gelombang-gelombang radio kita mengenal 88 FM yang berarti 88 MHz atau 88 juta Hz, atau 90 FM yang berarti 90 MHz atau 106 FM yang berarti 106 MHz dan lain-lain. Pembedaan-pembedaan itu dimaksudkan agar tidak terjadi tumpang tindih antar gelombang. Pernah kan kita menemukan gelombang radio yang tumpang tindih?
Dasar-dasar dari pemanfaatan gelombang radio ini kemudian berkembang ke radar, televisi dan telepon seluler.

Gelombang suara juga dapat dimanfaatkan sebagai berikut ini :

Gelombang Suara untuk Terapi Kanker Prostat dengan Efek Samping Lebih Kecil

prostate-cancer

Suatu terapi experimental untuk kanker prostat dapat mengobati tanpa pembedahan dan menawarkan efek samping yang lebih kecil menurut hasil penelitian di UK yang dipublikasikan di the British Journal of Cancer hari rabu.

Satu kelompok laki-laki sebanyak 172 orang dengan kanker prostat yang tidak mengalami penyebaran diterapi dalam keadaan anestesi umum dengan High-Intensity-Focused Ultrasound (HIFU)- yang menggunakan gelombang suara untuk membunuh sel-sel kanker. Percobaan ini diadakan di dua tempat University College Hospital di London dan Princess Grace Hospital, juga di London

Orang-orang yang ikut serta dalam percobaan ini  dihentikan rata-rata 5 jam setelah menerima terapi HIFU. Orang-orang dengan kanker prostat biasanya diterapi dengan baik pembedahan maupun radioterapi. Pembedahan biasanya memerlukan dua atau tiga hari perawatan rumah sakit dan radioterapi memerlukan terapi tiap hari tanpa dirawat di rumah sakit selama lebih dari satu bulan.

Pada grup permulaan, 159 orang difollow up satu tahun  kemudian dan 92 % tidak mengalami kekambuhan  kanker prostat. Meskipun ini bukanlah studi komparatif, diketahui bahwa terapi kanker prostat dini dengan pembedahan atau radioterapi akan menunjukkan persentase yang sama.

Kurang dari 1%- satu orang dari 159 yang difollow up- mengalami inkontinensia (sulit kencing). Dan 30-40% mengalami impotensi. Tak satu pun  mendapatkan masalah usus besar.

Satu tahun follow up terhadap pasien yang diterapi dengan pembedahan atau radioterapi terdapat 5-20% pasien yang mengalami inkontinensia dan setengahnya mengalami impotensi. Radioterapi dapat juga menyebabkan efek samping seperti diare, nyeri dan perdarahan pada 5-20% orang yang diterapi.

Dr Hashim Ahmed dari divisi UCL ilmu Bedah dan Intervensi, yang melakukan percobaan ini, mengatakan: “penelitian ini menunjukkan bahwa dimungkinkan HIFU suatu hari akan berperan dalam terapi orang dengan kanker prostat dini dengan efek samping lebih sedikit. Tetapi kita belum yakin bahwa HIFU lebih efektif dibandingkan dengan terapi pembedahan atau radioterapi sehingga akan menjadi penting untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan lebih banyak pasien yang difollow up delam periode yang lebih lama untuk benar-benar diketahui efektifitas jangka panjang terapi ini.

High-Intensity-Focused-Ultrasound atau HIFU menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk memanaskan sejumlah kecil jaringan target secara akurat pada temperatur 80-90°C. gelombang ini dapat digunakan untuk menerapi seluruh prostat, seperti pada penelitian ini, atau hanya area kaker saja.

Profesor Peter Johnson, kepala klinisi pada Cancer Research UK, mengatakan, ” teknik ini memerlukan evaluasi yang hati-hati untuk memastikan bahwa terapi ini dapat memberikan hasil yang sama dengan terapi yang telah terbukti untuk kanker prostat dini. Jika terapi ini dapat dibuktikan mempunyai efek samping yang lebih kecil, ini akan menjadi berita hebat, tetapi lebih banyak penelitian diperlukan untuk membuktikannya. Cancer Research UK sedang mendanai suatu percobaan untuk menjawab pertanyaan ini dan kita mengharapkan bahwa penelitian-penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk membandingkan HIFU dengan terapi standar.”

Sumber: http://www.medicalnewstoday.com

Deteksi 100 Juta Ranjau Darat Gunakan Gelombang Suara

Atlanta03 Jun 00 16:21 WIB – (Associated Press)

Untuk menghindari jatuh korban, deteksi ranjau akan menggunakan gelombang suara. Karena seringkali alarm berdetektor radar atau sensor baja, tidak bisa membedakan ranjau atau bebatuan biasa.
Sekitar 100 juta ranjau darat masih tertanam di bekas perang seluruh dunia.

Dalam pertemuan tahunan Acoustical Society of America ke- 139 di Atlanta, Jumat atau Sabtu (3/6) waktu Indonesia, Profesor Waymondd Scott dan tim dari Georgia Institute of Technology memaparkan sistem getar tanah untuk deteksi semua jenis ranjau.

Sistem itu telah dicoba di laboratorium. Namun Scott masih memerlukan uji lapangan untuk memahami secara detail. Terutama interaksi gelombang suara dengan ranjau. Itu merupakan cara terbaik untuk membentuk sensor yang berbeda.

Sedangkan sistem yang dipergunakan saat ini adalah memasukkan radar kedalam tanah tanpa membedakan ranjau atau batu biasa. Detektor baja lebih parah lagi. Setiap kali menemukan sesuatu dari besi, alarm otomatis akan berbunyi.

Karena itu, pakar mekanik dan listrik di Georgia Technology akan menguji sistem, menggunakan penggoncang elektrodinamik. Berupa kontak langsung dengan tanah untuk menciptakan gelombang suara yang bisa diukur. Ketika gelombang merambat di tanah, ukuran radar segera berubah ketika membentur ranjau.

Scott memprediksikan, versi komersial dari piranti ini baru akan tersedia sekitar 5-10 tahun lagi. Temuan itu diharapkan akan membantu pembersihan ranjau darat di dunia. Menurut data PBB dan Palang Merah Internasional, masih ada sekitar 100 juta ranjau darat yang terkubur di daerah bekas perang di seluruh dunia. Sedangkan korban meninggal akibat ranjau mencapai 26 ribu.

Gelombang Suara untuk Pembedahan Otak

WASHINGTON – Pencitraan menggunakan ultrasound telah umum dimanfaatkan untuk berbagai jenis kepentingan screening. Namun teknologi ini lebih sering digunakan untuk melihat keadaan calon bayi di dalam rahim seorang ibu.

Ultrasound adalah perputaran gelombang tekanan suara dengan frekuensi lebih besar dari batas tertinggi pendengaran manusia. Hasil penelitian menyatakan bahwa ultrasound efektif dipakai untuk praktik pengobatan.

Hal ini kemudian mengilhami tim dokter di Swiss untuk menciptakan perangkat ultrasound untuk menghilangkan jaringan otak yang rusak tanpa harus melakukan operasi bedah otak. “Dengan cara ini, pasien tidak perlu menjalani pembedahan otak yang berisiko tinggi. Penghilangan jaringan otak yang rusak bisa dilakukan tanpa harus memotong dan menjahit kulit kepala atau sampai melubangi tengkorak kepala,” kata Neal Kassel dari University of Virginia seperti dikutip dari Softpedia, Rabu (29/7/2009).

Penggunaan teknologi ini dibantu dengan perangkat Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang akan memberikan gambaran target jaringan otak rusak yang akan dihilangkan.

Metode high-intensity focused ultrasound (HIFU) bekerja dengan menciptakan gelombang ultrasound yang sangat kuat dari sebuah alat khusus. Balok ultrasound kemudian diarahkan dengan tepat pada jaringan otak rusak yang telah ditandai.

Pada saat suhu ultrasound memanas, hal ini akan turut pula memanaskan masing-masing area dari pusat jaringan yang dikenai ultrasound. Kemudian, panas ini akan membakar semua sel penyakit dalam area tersebut.

Uji coba yang sukses dilakukan pada sembilan orang pasien penderita kerusakan otak dan masalah sakit kepala, membuktikan metode pengobatan ini aman diterapkan pada manusia. (srn)

456 thoughts on “GELOMBANG”

  1. Pingback: NEIL
  2. Pingback: CORY
  3. Pingback: JACK
  4. Pingback: JULIO
  5. Pingback: JEFFREY
  6. Pingback: CHRISTIAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>